ASUS ZenPower, Si Mungil Elegan yang Powerfull


Kiriman ASUS ZenPower yang baru saja dibuka. (Foto: Yudha PS)

Kiriman ASUS ZenPower yang baru saja dibuka. (Foto: Yudha PS)

Ternyata, tulisan saya tentang ponsel ASUS Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL berbuntut sebuah ASUS ZenPower berukuran 9600 mAh. Tulisan saya terpilih sebagai pemenang pekanan dalam Lomba Rewriting Siaran Pers ASUS-Rilisiana. Pada akhir periode perlombaan, panitia akan memilih satu tulisan terbaik. Nantinya, penulis yang beruntung tersebut berhak untuk mendapatkan sebuah ASUS Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL.

Saya pribadi tidak berencana untuk memenangkan hadiah tersebut. Alasannya sederhana saja. Tampaknya, tulisan saya masih terlalu jauh di bawah standar penilaian panitia. Salah satu poin yang tidak mampu saya penuhi adalah ulasan tentang testimoni dan pengalaman saya ketika menggunakan ASUS Zenfone 2 Laser 6.0 ZE601KL.

Kembali ke ASUS ZenPower. Produk ini merupakan salah satu produk penyimpan daya besutan ASUS. Salah satu keunggulannya adalah ukurannya yang hanya sebesar kartu nama dengan tebal sekitar 22 mm dan berat sekitar 215 gram. Hal ini membuatnya cukup ringkas untuk diajak bepergian ke mana pun kaki melangkah.

ASUS mempersenjatai ZenPower yang satu ini dengan baterai Lithium-ion rechargeable cell berukuran 9600 mAh. Dengan kapasitas ini, produk ini bisa mengisi penuh baterai iPhone 5S sebanyak 4 kali, ASUS Zenfone sebanyak 3 kali, iPhone 6 plus sebanyak 2 kali, dan iPad Air sebanyak satu kali.

ASUS ZenPower sendiri memiliki rancangan yang cukup elegan. Permukaan luarnya terbuat dari alumunium dengan tekstur dan warna yang cukup indah. Terdapat lima pilihan warna, yaitu: Osmium Black, Sheer Gold, Glamor Red, Azure Blue, dan Brilliant Silver. Saya sendiri mendapatkan warna Sheer Gold yang cukup menawan.

Pada sisi bagian atasnya terdapat komponen untuk mengoperasikannya. Selain tombol daya, produk ini juga dilengkapi 4 lampu indikator LED, sebuah port micro USB untuk mengisi ulang daya, dan sebuah port USB sebagai tempat keluarnya daya.

Salah satu keunggulan produk ini adalah 11 fitur ASUS Power Technology dengan 6 sertifikasi internasional, di antaranya: Input OVP, OCP; Output OCP OVP, short protection; cell protection including OVP OCP, thermal protection during charge and discharge stage; serta Adaptor protection, Jeita protection.

ASUS sendiri mengklaim produk ini tahan lama. Pasalnya, ASUS ZenPower dilengkapi kemampuan untuk menyesuaikan arus dan voltase pengisian daya secara otomatis berdasarkan suhu ruangan. Produk ini juga lulus uji ketahanan konektor USB standar tinggi sebanyak 5 ribu kali, sehingga memiliki daya tahan tinggi.

Masalah harga, ASUS ZenPower termasuk murah, yaitu kurang dari 300 ribu Rupiah. Di Indonesia, produk yang serupa dengan milik saya dibandrol dengan harga 270 ribu Rupiah. Adapun produk yang memiliki kapasitas 10050 mAh dibandrol dengan harga 299 ribu Rupiah.

Bagi saya, produk ini akan sangat berguna untuk dibawa bepergian ke pelosok dengan mensyaratkan 3 hal. Ketiga syarat itu adalah: jika saya memiliki dan membawa ponsel cerdas, jika ada sinyal di pelosok, serta jika ada pulsa untuk berkomunikasi. Bila satu saja tidak terpenuhi, maka produk ini sebaiknya disimpan di rumah saja. Ahahaha. ***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s