Cacoo, Si Aplikasi Diagram Kolaboratif Online


Cacoo.com (Gambar: vimeocdn.com)

Cacoo.com (Gambar: vimeocdn.com)

Era digital membawa manusia kepada lingkungan yang serba kolaboratif. Dengan internet dan teknologi digital lainnya, manusia beramai-ramai membangun berbagai hal tanpa terkendala jarak dan waktu. Salah satunya berkenaan dengan diagram. Saat ini, aplikasi diagram yang umum diketahui masyarakat luas adalah berbasis desktop. Jarang ada yang mengetahui aplikasi diagram online dan bisa dikerjakan secara keroyokan.

Salah satu aplikasi diagram berbasis online adalah Cacoo. Aplikasi diagram kolaboratif real-time berbasis Adobe Flash ini didirikan oleh Nulab Inc, sebuah perusahaan yang berbasis di Fukuoka, Jepang. Perusahaan ini fokus pada pengembangan perangkat lunak berbasis web untuk mendukung kolaborasi tim. Produk utama mereka adalah perangkat gambar dan pengelolaan proyek.

Meskipun dikembangkan oleh perusahaan Jepang, tetapi Cacoo ditujukan untuk melayani pasar internasional. Buktinya, aplikasi ini mendukung 9 bahasa di dunia, yaitu: Inggris, Latin, Perancis, Indonesia, Jepang, Thailand, Turki, China, dan Taiwan. Dengan keberadaan bahasa Indonesia, tentunya memudahkan pengguna dari Indonesia untuk menggunakannya.

Cacoo banyak disukai oleh banyak orang di dunia. Pasalnya, aplikasi ini mampu memenuhi pembuatan berbagai diagram penggunanya, mulai dari sitemap, wireframes, flowchart, mindmaps, hingga diagram yang sifatnya lebih teknis dan rumit seperti network diagram dan UML Diagram.

Umumnya, pengguna menyukai Cacoo karena memiliki banyak variasi stensil yang ada di perpustakaan aplikasinya. Dengan stensil ini, pengguna bisa menggambar berbagai diagram untuk banyak tujuan. Caranya menggunakannya pun cukup mudah, yaitu dengan metode drag-and-drop. Tinggal ambil stensil yang diinginkan dan letakkan di lembar kerja. Kemudian garis-garis yang beraneka ragam siap menyambungkan stensil-stensil ini menjadi sebuah diagram yang utuh.

Tak cukup sampai di situ. Fitur lainnya yang membuat Cacoo layak digunakan adalah penataan stensil dalam lembar kerja yang begitu baik. Stensil yang baru dimasukkan secara otomatis akan sejajar dengan stensil-stensil yang sudah lebih dulu dimasukkan. Sehingga diagram yang dibuat akan terlihat seimbang dan rapih.

Stensil-stensil ini juga bisa dengan mudah diatur. Pengguna bisa dengan mudah merubah ukurannya, memindahkannya, memutarnya, atau bahkan membalikkannya. Bila ada gambar atau foto yang perlu dimasukkan ke diagram, aplikasi ini juga mampu memenuhinya. Tinggal unggah saja gambar dan foto tersebut, kemudian dengan senang hati aplikasi ini akan merapikannya dalam diagram.

Bila stensil yang tersedia tidak juga memenuhi ekspektasi pengguna, Cacoo juga menyediakan Cacoo Store. Di sini, pengguna bisa mengunduh stensil dan pola yang diinginkan. Uniknya, transaksi jual-beli tidak menggunakan mata uang, tetapi berdasarkan sistem poin. Satu poin sendiri setara dengan $1. Pengguna bisa membeli poin ini menggunakan kartu kredit atau akun PayPal.

Harganya pun beragam, mulai dari yang gratis hingga bernilai beberapa poin. Tak hanya itu saja. Pengguna pun bisa membuat stensil dan menjualnya di Cacoo Store. Cara membuatnya pun mudah. Tinggal menggunakan aplikasi Cacoo untuk membuat stensil, simpan di format yang disarankan, kemudian kirimkan ke Cacoo Store, tunggu persetujuan, dan stensil ada siap untuk dilempar ke pasaran.

Perbedaan Cacoo lainnya dengan aplikasi diagram desktop lainnya adalah kemampuannya melayani kerja keroyokan. Banyak orang bisa menyusun sebuah diagram secara bersamaan dan realtime. Bahkan, mampu melayani pengguna dari beragam sistem operasi. Mereka pun bisa berkomunikasi satu sama lain. Cacoo menyediakan fasilitas Chating sehingga mempermudah koordinasi di antara pengguna ketika membangun diagram bersama.

Mudah saja bagi Cacoo untuk melakukan hal ini. Pasalnya, Cacoo merupakan aplikasi berbasis web browser. Sehingga mampu melayani pengguna dari berbagai web browser dan sistem operasi. Bahkan Cacoo juga bisa diakses menggunakan ponsel pintar dan tablet. Dengan kata lain, meski berbeda-beda, tetap bisa satu bersama Cacoo.

Ketika diagram usai disusun, pengguna bisa mengekspornya ke file dengan format PNG dan membaginya di situs webnya masing-masing, seperti blog dan wiki. Bila di lain waktu pengguna merasa harus merevisi kekurangan diagramnya, itu pun sangat mudah. Tinggal menyuntingnya di akunnya masing-masing. Hebatnya, file diagram berformat PNG yang disimpan di situs web juga ikut berubah. Sehingga pengguna tidak perlu bersusah payah untuk mengunggahnya kembali.

Aplikasi ini juga cocok digunakan untuk daerah yang memiliki koneksi internet lambat. Di Indonesia sendiri, dengan kecepatan internet rata-rata yang tidak lebih dari 256 KBps, Cacoo masih bisa berjalan dengan mulus. Saya pribadi mencobanya dengan menggunakan layanan internet provider seluler. Dengan kecepatan unduh di bawah 32 KBps, aplikasi ini masih mampu berjalan baik di browser saya.

Dan kelebihan lainnya yang umumnya disukai oleh orang Indonesia adalah Cacoo tersedia secara cuma-cuma alias gratis. Dengan paket Free ini, pengguna mendapatkan fasilitas berupa ekspor diagram ke PNG, kuota 25 lembar kerja, kuota 1 folder bersama, bekerja bersama hingga 15 pengguna per diagram, dan berbagi folder hingga 3 pemakai.

Bila fasilitas ini masih dinilai kurang, pengguna bisa menggunakan layanan paket berbayar dengan tawaran fasilitas yang lebih banyak. Cacoo sendiri memiliki 4 paket berbayar, yaitu: Plus, Team, Cacoo Enterprise, dan Cacoo Academic.

Paket Plus merupakan layanan untuk perseorangan. Paket ini menyediakan fasilitas format ekspor ke PDF, PPT, PS, SVG, dan PNG; riwayat penyuntingan dan penandaan perbedaan diagram; kuota lembar kerja tidak terbatas; kuota folder tidak terbatas; dan kuota berbagi pemakaian yang tidak terbatas. Untuk mendapatkan paket ini, pengguna cukup membayar sebesar $4,95 per bulan atau $49 per tahun.

Adapun Paket Team, merupakan layanan yang ditujukan untuk pengguna berkelompok. Paket ini menyediakan fasilitas format ekspor ke PDF, PPT, PS, SVG, dan PNG; riwayat penyuntingan dan penandaan perbedaan diagram; kuota lembar kerja tidak terbatas; kuota folder tidak terbatas; kuota berbagi pemakaian yang tidak terbatas; pengaturan pemakaian; dan tersedia akun admin.

Paket Team sendiri memiliki 3 sub-paket dengan tawaran biaya yang berbeda-beda, yaitu: Basic, Premium, dan Max. Paket Basic melayani kelompok pemakaian hingga maksimal 10 pengguna dengan biaya $24,50 per bulan. Sedangkan Paket Premium melayani kelompok pemakaian hingga maksimal 30 pengguna dengan biaya $49 per bulan. Adapun Paket Max melayani kelompok pemakaian hingga maksimal 100 pengguna dengan biaya $99 per bulan. Untuk pembayaran setahun penuh, Cacoo memberlakukan diskon sebesar 17%.

Pilihan Paket Layanan Cacoo. (Foto: Cacoo.com - 17 Apr 2013)

Pilihan Paket Layanan Cacoo. (Foto: Cacoo.com – 17 Apr 2013)

Cacoo juga melayani paket enterprise. Paket Cacoo Enterprise ini menawarkan penginstalan di jaringan internal perusahaan. Sehingga pengguna di dalamnya tidak memerlukan koneksi internet ke luar lingkungan perusahaan. Selain lebih cepat dan menghemat kuota bandwidth perusahaan, Paket Cacoo Enterprise juga memberikan jaminan keamanan data.

Paket Cacoo Enterprise sendiri ditawarkan seharga $2.000 untuk lisensi dasar paket ini. Biaya ini belum termasuk lisensi per pengguna yang berkisar antara $87 hingga $126, tergantung jumlah penggunanya.

Selain menawarkan layanan untuk sektor bisnis, Cacoo juga menyediakan produk untuk lingkungan akademik melalui paket Cacoo Academic. Paket ini ditujukan untuk mereka yang bergiat di lingkungan akademik seperti guru, dosen, pelajar, dan mahasiswa. Paket ini sebenarnya sama dengan Paket Team. Hanya saja, Cacoo memberlakukan biaya yang berbeda.

Untuk layanan ini, Cacoo menyediakan gratis hingga 31 Maret 2014. Pengguna yang berminat harus mengajukan ke Cacoo melalui halaman khusus. Bila pengguna Cacoo Academic berminat untuk melanjutkan penggunaan setelah tenggat waktu tersebut, Cacoo mengenakan biaya setengah dari Paket Team.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s