Melanie Subono: Lihatlah Dirimu Sendiri…


Dunia ini adalah lingkaran sebab-akibat, mungkin saja penyebabnya adalah kita-kita juga.

Melanie Subono (Foto: sin.stb.s-msn.com)

Melanie Subono (Foto: sin.stb.s-msn.com)

Begitu komentar Melanie Subono, dalam lembaran Kompas Kita, Selasa (17/07/2012) ini. Melanie adalah seorang penyanyi sekaligus presenter dan promotor pertunjukan. Melihat nama belakangnya, sebagian dari kita akan langsung menebak-nebak hubungan Melanie dengan Adrie Subono, sang empunya Java Musikindo. Yups, Melanie adalah anak dari raja promotor musik tersebut.

Kompas Kita sendiri merupakan halaman di koran Kompas yang memuat wawancara dengan tokoh-tokoh tertentu. Uniknya, pertanyaan-pertanyaannya berasal dari pembaca. Sedangkan sang tokoh tinggal menjawab saja. Dan tentunya redaksi Kompas tinggal menyusun, mencetak, dan mendistribusikannya ke masyarakat.

Saya sendiri sebenarnya tidak terlalu mengenal sosok Melanie. Namun, ketika membaca hasil wawancara di Kompas Kita pekan ini, saya menilai bahwa Melanie orangnya sederhana, memiliki kepedulian, dan cerdas. Kesederhanaan dan kecerdasannya ini tampak ketika pembaca dari Bogor menanyakan alasan Melanie berempati pada permasalahan sosial di masyarakat. “Simpel! Karena gue juga manusia, sama seperti orang yang mengalami,” sahut Melanie. “Mengapa gue peduli sama hal-hal bertemakan wanita? Simpel! Karena gue wanita,” lanjutnya.

Kutipan kalimat di awal tulisan ini merupakan tanggapan Melanie atas maraknya penggunaan narkoba di sekitar kita. Lebih lanjut Duta Anti Narkoba ini menjawab bahwa bisa jadi pengguna narkoba terjerumus karena ucapan kecil dari mulut kita yang menyakitkan. Sehingga kita menyebabkan orang tersebut masuk ke dunia hitam tersebut.

Alih-alih menyalahkan orang lain, Melanie malah mengajak kita untuk melihat diri sendiri. “Semua masalah terjadi karena kita sendiri dan kebetulan hobi kita adalah menunjuk dan mencari pihak lain untuk menjadi penyebab,” tandasnya ketika ditanya pokok permasalahan TKI di Indonesia.

Ajakan untuk melihat diri sendiri kembali Melanie tegaskan pada jawabannya atas pertanyaan yang lain. Yaitu ketika pembaca dari Jakarta menanyakan penyebabnya kurangnya minat baca masyarakat Indonesia. “Heran, mengapa selalu mencari hal lain untuk dipersalahkan?” tanyanya dengan nada kalimat yang menurut saya agak meninggi. “Sekali lagi kembali kepada orangnya,” jawab Melanie tegas.¬†Lebih lanjut, wanita kelahiran Jerman ini menandaskan bahwa bila seseorang berniat membaca, dia akan pergi ke tempat yang sangat murah dan lengkap bernama perpustakaan.

Selain peduli terhadap permasalahan sosial di Indonesia, Melanie juga seorang pemerhati lingkungan. Sebagai Sahabat Walhi, Melanie sudah berhasil untuk tidak menggunakan plastik, menanam pohon di rumah, menggunakan bahan ramah lingkungan, dan memberikan contoh kepada sekelilingnya. Bagaimana pun, menurutnya kerusakan alam yang terjadi di Indonesia karena pola hidup manusianya juga. Untuk itu, Melanie juga mengajak berbuat untuk alam dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita.

Terakhir, kutipan yang saya suka dari Melanie adalah berkaitan dengan passion. Dia bilang, “Kalau kamu menemukan hal yang kamu anggap passion kamu, otomatis kamu akan mengejarnya. Kalau tidak, ya udah jelas, itu bukan passion kamu.” Sekali lagi, ungkapan yang begitu sederhana dan cerdas.***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s