School Rangers, Rising Hope for Better Education


Foto: blogspot.com

Foto: blogspot.com

Masih ingat tentang sekumpulan mahasiswa yang menyelamatkan SD IT Rabbani kemudian menjadi pengelolanya? Kini, Hesty Ambarwati (22) sang Kepala Sekolah dan Anissa Trisdianty (22) sang guru tidak lagi menjadi mahasiswa. Bulan lalu mereka telah resmi menjadi sarjana bergelar S.Pd.

Selain mengelola SD IT Rabbani, kini mereka juga mendirikan School Rangers. Komunitas ini merupakan wadah untuk mewujudkan sekolah mandiri di Jawa Barat. Komunitas ini mereka bangun bersama Justina Wahyu (34) dan Anas (26).

Justina sendiri adalah pengelola sekaligus kepala sekolah sebuah RA dan MI di desa Cayur, Cikatomas, Tasikmalaya. Sedangkan Anas adalah pengurus yayasan sebuah MTs di Cikatomas, Tasikmalaya. Keberadaan kedua sekolah ini hampir sama dengan SD IT Rabbani. Mereka menggerakan sekolah dengan mengandalkan gotong royong warga untuk mengajar dan donasi dari teman-temannya.

Sekolah Mandiri sendiri merupakan sekolah yang berjuang untuk mempertahankan sekolahnya dengan memaksimalkan masyarakat. Masyarakat diajak berkontribusi aktif membangun pendidikan di sekolah. Kontribusinya pun beragam, mulai dari donasi pendanaan, sarana, dan prasarana hingga bantuan tenaga untuk mengajar di sekolah.

Dalam hal ini, setidaknya ada 4 fungsi yang hendak digulirkan oleh School Ranger. Pertama sebagai wadah penghimpun sekolah-sekolah mandiri se-Jawa Barat. Kedua, komunitas ini juga menjadikan dirinya sebagai pusat informasi dan sosialisasi sekolah mandiri di Jawa Barat kepada khalayak luas.

Ketiga, School Rangers bisa berfungsi sebagai pusat diskusi antar sekolah mandiri, khususnya terkait dengan pengembangan pendidikan berkualitas. Sedangkan fungsi terakhir, menjadi inkubator pengembangan pendidikan berkualitas dengan menyelenggarakan workshop dan pengembangan jaringan.

Alasan keberadaan School Rangers sendiri sederhana, yaitu ingin memfasilitasi pendidikan berkualitas untuk anak berakses pendidikan lemah. Komunitas ini lahir dari kesadaran pengelola sekolah mandiri terkait sarana, prasarana, dan SDM pengajar yang masih minim.

Meminta bantuan pemerintah mereka nilai sulit. Selain faktor birokrasi yang rumit, mereka ingin membangun pendidikan dengan cara yang baik dan bersih.

Lokasi-lokasi sekolah mandiri diharapkan hadir di berbagai tempat yang masyarakatnya rawan putus sekolah. Sehingga lokasinya tidak hanya di desa yang memiliki infrastruktur terbatas, tetapi juga hadir di kota-kota dengan anak-anak jalanannya.

Rencananya, School Rangers akan menggelar acara perdananya pada 27 Juli 2012 mendatang di Masjid Salman ITB. Acara ini berbentuk talkshow dengan menghadirkan pengelola sekolah mandiri di berbagai kota di Jawa Barat. Mohon doanya agar terwujud dengan baik.***

Iklan

One thought on “School Rangers, Rising Hope for Better Education

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s