Kunci Taichi: Kosong


Foto: dsaq.org.au

Foto: dsaq.org.au

“Kosong”, itulah hal yang harus saya pelajari pertama kali dalam Taichi (太极拳). Kekosongan ini meliputi tenaga, pikiran, dan hati. Suhu saya menerangkan bahwa hal yang harus dipelajari pertama kali dalam Taichi adalah pengosongan diri yang kemudian dibarengi dengan penyatuan diri dengan alam semesta.

Jurus pertama yang diajari pada saya adalah sikap berdiri dengan tangan berada di samping dan jari tengah menyentuh paha. Ketiak buka sedikit dan tubuh harus rileks dengan tatapan mata ke depan sambil terus mengatur nafas. Jurus ini disebut Wuchi Chuan (无极拳). Kata Wuchi (无极) sendiri artinya adalah kosong alias tidak ada.

Dalam Taichi, “Kosong” ini begitu penting menurut Suhu saya. Beliau menunjukan dengan menyuruh saya berdiri tegak layaknya seorang tentara sedang berbaris. Beliau kemudian mendorong saya dengan tenaga yang sedikit dan saya pun tersungkur.

Beliau menyuruh saya kembali berdiri. Berbeda dengan sebelumnya, saya disuruh berdiri rileks dan tanpa tenaga. Ketika beliau mendorong saya dengan tenaga yang lebih dari tenaga sebelumnya, saya tidak bergerak sama sekali. Saya hanya goyang tapi tidak tersungkur. “Ketika menyatu dengan alam, kita menjadi kuat dan kokoh,” papar Suhu saya.

Selanjutnya, guru saya mencontohkan cara mengaplikasikan mengenai “Kosong” ini. Beliau menyuruh saya memegang pergelangan tangan kirinya dengan kuat, sekuat yang saya bisa. Kemudian beliau berusaha membebaskan tangannya menggunakan tenaganya sekuat-kuatnya dengan cara memelintir tangan kirinya sendiri untuk bisa memegang tangan saya. Hasilnya, tangan saya tetap berada di pergelangan tangan kirinya tanpa bergeser sedikit pun.

Masih dengan tangan yang sama, beliau mencoba menggerakan tangan kirinya seperti yang dilakukan sebelumnya. Bedanya, kali ini beliau melakukannya tanpa tenaga sedikit pun. Hasilnya, tangan kirinya kini bisa meraih tangan kanan saya yang awalnya memegang tangan kirinya.

Kekosongan dalam Taichi ini juga berhubungan dengan cara air bergerak. Air pada dasarnya juga bergerak dengan kekosongan. Dia mengalir ke mana pun arah alirannya menuju. “Ketika ada halangan, yang air lakukan mencari arah lain, bukan memaksakan arah alirannya,” papar Suhu saya menyimpulkan.

Kalau udah belajar seperti ini, saya jadi berasa seperti Poo di Kungfu Panda. Mudah-mudahan ada banyak makna kehidupan lainnya yang bisa saya pelajari dalam Taichi. Semoga🙂

2 thoughts on “Kunci Taichi: Kosong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s