Mereka yang Terbaik


Foto: blogohblog.com

Foto: blogohblog.com

Masih jelas di benak saya ketika saya menentukan langkah-langkah hidup dan tujuan hidup saya ketika SMP dulu. Masuk SMA favorit di Bandung, kemudian masuk perguruan tinggi terbaik di Bandung pula, kemudian bekerja, dan meraih kesuksesan.

Namun, apa yang terjadi tidak seindah apa yang saya cita-citakan dulu. Life is never flat, cenderung fluktuatif dan tak menentu. Tiba di tahun pertama lulus SMP, saya sudah kecewa dengan SMA yang harus saya masuki. Pun ketika lulus SMA, saya kembali harus tidak merasa puas dengan perguruan tinggi yang saya tempati. Ujung-ujungnya, saya tidak puas dengan alur hidup yang pernah saya jalani.

Hingga saya tiba di satu titik dalam hidup saya dan melihat jauh ke belakang. Ketika itu, saya merasa apa yang saya lewati, seharusnya saya syukuri sebagai bagian dari pembelajaran diri saya dalam hidup. Saya punya potensi, tetapi saya sadar bahwa semua potensi itu tidak selalu baik. Sehingga apa yang saya lalui adalah yang terbaik untuk saya.

Setiap insan memiliki peran dalam hidupnya. Peran ini tidaklah sama untuk setiap individu. Ada mereka yang harus berperan sebagai pemimpin, ada mereka yang harus berperan sebagai orang di balik layar, dan ada mereka yang harus berperan sebagai orang yang selalu memiliki pandangan berseberangan.

Karena perbedaan peran inilah, membuat masing-masing individu harus melalui jalan hidup yang berbeda-beda. Ada yang selalu diizinkan untuk berada di atas, ada yang punya cita-cita tinggi tapi harus puas dengan yang biasa-biasa saja, dan ada pula yang selalu bersyukur atas apa yang terpapar dalam hidupnya.

Kesalahan terbesar kita adalah membandingkan setiap individu dengan individu lainnya. Padahal, bukan proporsinya membandingkan setiap individu dengan individu lainnya, karena mereka semua berbeda-beda. Punya potensi yang berbeda, punya peran yang berbeda, dan punya jalan hidup yang berbeda pula.

Dan yang terbaik di antara mereka, adalah mereka yang lebih baik dari hari ke hari. Mereka yang selalu menjadi lebih baik dari diri mereka sebelumnya.

5 thoughts on “Mereka yang Terbaik

  1. isil berkata:

    yups setuju deh kang yudha,,,
    seharusnya kita bersyukur dengan jalan hidup yang telah ditetapkan oleh Nya..
    pasti itulah yang terbaik..
    Maaf lahir bathin kang yudha..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s