Nyoba Makan 3 Jari Ala Rasul, Yuk!


Foto: Motherearthnews.com

Foto: Motherearthnews.com

Seperti biasa, tiap hari minggu saya merutinkan diri untuk nongkrong di Masjid Lautze 2 Bandung untuk mengikuti Kajian Tiap Ahad (Kita). Kita hari Minggu (18/4) ini menghadirkan Ust. Hendri Nofian yang akrab dipanggil Ustadz Hasan. Saya sendiri tidak mengetahui secara lebih detail siapa beliau lantaran tidak ada biodata diri di slide-show materinya.

Materi Ustadz Hasan kali ini berkisah tentang kesehatan ala rasulullah. Banyak hal yang beliau sampaikan, namun salah satu yang membuat saya tertarik adalah tentang makan 3 jari ala Rasulullah. Sedari dulu saya selalu penasaran dengan makan 3 jari ala rasul ini. Kenapa harus 3 jari? Kenapa tidak 4 atau 5 jari yang kerap orang Indonesia lakukan? Atau kah ada simbol-simbol khusus di balik makan 3 jarinya rasul?

Ustadz Hasan menyampaikan bahwa Rasulullah tidak pernah makan banyak. Rasul selalu makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Tujuannya, agar perut tidak terlalu penuh sehingga bisa mencerna makanan dengan baik.

Berkaitan dengan 3 jari ini, Ustadz Hasan menyampaikan bahwa proses mencerna makanan, melibatkan enzim-enzim yang saling berkaitan satu sama lain. Biasa yang kita kenal adalah enzim ptialin di mulut. Enzim lainnya, saya lupa. Maklum, pelajaran biologi tentang pencernaan udah bertahun-tahun tidak saya pakai sehingga lupa.

Foto: Healthierusveterans.va.gov

Foto: Healthierusveterans.va.gov

Kembali ke enzim. Selain menyampaikan enzim-enzim yang terdapat di mulut dan saluran pencernaan, Ustadz Hasan juga menyampaikan bahwa tangan mengeluarkan enzim juga untuk membantu proses pencernaan. Namun, enzim ini jarang diketahui orang dan beliau tidak menerangkan lebih lanjut enzim apakah itu.

Nah, kadar enzim di tangan ini sulit dikendalikan. Makanya rasulullah menggunakan 3 jarinya untuk makan, yaitu: jempol, telunjuk, dan jari tengah. Tujuannya agar kadar enzim dari tangan tercukupi.

Alasan lainnya, dengan menggunakan 3 jari ini, makanan lebih sedikit masuk ke dalam mulut. Sehingga, dengan mengunyah sebanyak 33 kali –sesuai dengan yang dianjurkan selama ini oleh kalangan medis– makanan menjadi benar-benar lembut dan siap dicerna oleh lambung.

Ustadz Hasan juga bilang kalau pengidap penyakit maag seharusnya mengikuti pola makan seperti ini agar lambung tidak terlalu keras bekerja. Bubur yang relatif lunak, sebenarnya kurang baik lantaran langsung masuk ke kerongkongan sehingga tidak secara tuntas dicerna secara kimia oleh mulut.

Dari situ, saya memutuskan untuk mencoba makan menggunakan 3 jari saya. Alasannya sederhana, karena saya punya maag. Untuk sembuh, tentunya saya harus berusaha untuk mengobati sakit saya ini, dan salah satu solusinya, yah makan 3 jari ala rasul ini.

Foto: moveitmiamicounty.wordpress.com

Foto: moveitmiamicounty.wordpress.com

Beberapa hari pertama saya mencoba makan 3 jari ala rasul. Ternyata, waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan sepiring nasi, bisa 3 sampai 4 kali lebih lama dibandingkan bila saya menggunakan sendok. Bukan saja karena makanan yang masuk ke mulut saya sedikit, tapi saya juga berusaha untuk mengunyah makanan itu selembut mungkin. Sehingga butuh waktu yang tidak cepat.

Pun dengan teman saya yang jebolan biologi. Dulu, dia bilang pengen menerapkan pola hidup sehat dengan berusaha memasukan makanan ke mulut lebih sedikit dan mengunyah sebanyak 33 kali hingga lembut. Dia waktu itu memilih menggunakan garpu sebagai alat makan. Dan memang, dia selalu berada di urutan terakhir bila kami makan bersama-sama.

Masalah perasaan, dengan makan 3 jari ala rasul ini, saya merasa lebih tenang. Tidak diburu-buru. Ketika saya ditraktir makan beberapa kali oleh beberapa teman yang berbeda, meskipun mereka sudah habis duluan, tetap saja saya merasa tenang. Padahal, biasanya kalau orang sudah selesai makan, saya akan merasa gugup dan berusaha makan lebih cepat lagi.

Yah, makan saya terasa lebih nikmat dibandingkan dengan menggunakan sendok. Tentunya, lebih sehat. Berminat mencoba sensasi makan 3 jari ala rasul ini?

11 thoughts on “Nyoba Makan 3 Jari Ala Rasul, Yuk!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s