Bersikap Netral, Salman ITB Hanya Izinkan Boediono Jumatan


Kedatangan Calon Wakil Presiden, Boediono, di masjid Salman ITB Jumat, 19 Juni 2009 lalu, ditanggapi biasa-biasa saja oleh pengurus. Bahkan, keseriusan pihak Salman ITB untuk tetap netral dan tidak berpolitik, diperlihatkan sungguh-sungguh dengan hanya mengizinkan Boediono menunaikan shalat Jumat.

Agus Saparudin, salah satu Manajer Salman ITB, menyatakan bahwa awalnya Boediono mengajukan tiga permintaan terkait kedatangannya ke Masjid Salman. Dari tiga jumlah tersebut, pihak Salman hanya memenuhi satu permintaan, yaitu menyelenggarakan sholat Jumat di masjid Salman.

Sedangkan dua permintaan lainnya, yaitu: berdiskusi dengan jamaah tentang ekonomi syariah dan peresmian pembentukan KALAM Indonesia, tidak dapat dikabulkan lantaran sarat muatan politik. “Kalau sholat Jumat sih kita izinkan lantaran siapa saja boleh melakukannya. Tapi yang lainnya tidak,” tandas Agus Saparudin, Manajer Umum Masjid Salman ITB.

Ketika ditanya mengenai posisi duduk Boediono ketika sholat Jumat yang diberi shaf pertama padahal datang terakhir, Agus mengakui bahwa dirinya tidak mampu berkuasa akan hal tersebut. “Itu adalah aturan protokoler,” tandasnya.

Meskipun begitu, Agus sependapat dengan komentar jamaah yang menyatakan bahwa seharusnya orang mendapatkan posisi duduk sesuai dengan waktu kedatangannya. “Yah, itu masalah kebiasaan di negara kita saja,” tutur Agus.

yudh on CyberMosque.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s