Jelang Musim Haji, KBIH Salman Belum Sikapi Vaksin Meningitis


Meskipun kegiatan bimbingan manasik haji 1430 H di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Salman ITB sudah dimulai, namun pihak KBIH Salman ITB belum menyikapi terkait isu adanya kandungan zat haram babi dalam vaksin Meningitis.

Hal ini diungkapkan oleh Iman Abdullah, Manajer KBIH Salman ITB, usai kegiatan bimbingan manasik Haji 1430 H KBIH Salman ITB di GSG Salman ITB, Minggu 14 Juli 2009 lalu. Meskipun begitu, Iman mengakui bahwa pihaknya akan menolak penggunaan Vaksin Meningitis. “Harusnya (KBIH Salman) menolak,” tegas Iman.

Belum disikapinya isu ini secara resmi disebabkan hingga saat ini belum ada pengganti Vaksin Meningitis. “Karena untuk menolak (Vaksin Meningitis), kami (KBIH Salman) harus mencari penggantinya,” tandas Iman. Meskipun begitu, pihaknya akan berusaha menyelesaikan permasalahan ini dengan mendiskusikan dengan forum yang lebih luas seperti di tingkat Kota Bandung atau Provinsi Jawa Barat.

Belum disikapinya isu Vaksin Meningitis, diungkapkan pula oleh KH. Asep Zaenal Ausop, pembimbing utama KBIH Salman ITB. Menurut Asep Zaenal, sampai sejauh ini MUI pun belum mengeluarkan fatwa resmi terkait haramnya Vaksin Meningitis.

Asep Zaenal pun menyesalkan pernyataan Depkes yang menyatakan bahwa MUI tidak berhak menentukan nilai kehalalan sebuah produk. “Justru MUI lah yang menentukan (kehalalan produk). Depkes hanya berwenang memberitahu kandungannya (produk) saja,” tegas Asep Zaenal

Namun, Asep Zaenal percaya bahwa pihak Biofarma mampu membuat vaksin yang sama dengan Vaksin Meringitis. “Pihak Biofarma kelihatannya bisa membuat vaksin seperti itu,” tutur Asep Zaenal.

Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Pada musim haji 1430 H, pihak KBIH Salman ITB bertekad untuk meningkatkan pelayanannya. Peningkatan ini diantaranya berupa pelayanan administrasi yang lebih baik, penambahan tenaga lapangan, pelayanan informasi yang lebih cepat dan akurat, penggunaan multimedia yang maksimal, dan diskusi haji yang lebih baik.

Selain itu, pihak KBIH Salman ITB juga akan menjaga transparasi serta akuntabilitas pelayanannya. Hal ini dimaksudkan agar kepuasan jamaah terhadap pelayanan yang diberikan KBIH Salman ITB, terjaga.

Hingga saat ini, telah ada 95 jamaah haji dari berbagai wilayah di Indonesia, telah mendaftar di KBIH Salman ITB. Untuk menjaga kualitas, pihak KBIH Salman ITB akan membatasi jumlah jamaah hingga 135 orang. Para jamaah akan mengikuti 11 pertemuan bimbingan haji yang akan berlangsung hingga bulan Oktober 2009 mendatang.

yudh on CyberMosque.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s