Peduli Siswa SLB, Blogger Sumbang Alat Musik


Kepedulian terhadap siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) tidak hanya berhenti pada rasa kasihan semata. Membantu apa yang dibutuhkan, nampaknya lebih berarti untuk mereka. Didorong kepedulian terhadap sesama, sejumlah blogger Bandung pada Sabtu, 18 April 2009 lalu memberikan sumbangan alat musik untuk kebutuhan kegiatan belajar-mengajar di SLB-BC YPLAB Banjaran, Bandung.

Tergabung dalam komunitas Bandung Kota Blogger (Batagor), mereka mengumpulkan dana untuk dibelikan alat musik yang dibutuhkan oleh SLB. “Akhirnya terkumpul dana 2 juta lebih yang kami gunakan membeli keyboard baru untuk SLB,” tutur Shasya Pashatama, koordinator kegiatan tersebut. Tak hanya mengumpulkan dana. Para blogger pun mengumpulkan alat-alat musik bekas yang masih bisa digunakan. Hasilnya, selain sebuah keyboard baru, 2 gitar dan 1 set angklung bekas berhasil dikumpulkan dan disumbangkan ke SLB.

Ketika ditanya mengenai latar belakang kegiatan ini, Shasya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan penjabaran dari konsep Blogging for Society yang rutin diselenggarakan oleh komunitas Batagor. Blogging for Society sendiri merupakan konsep yang merujuk pada kegiatan blogging berdampak positif terhadap masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya merujuk pada kegiatan memberi sumbangan, tetapi juga melakukan kegiatan lainnya seperti kampanye dan edukasi masyarakat.

Kegiatan ini pun bukan satu-satunya kegiatan Blogging for Society yang dilakukan oleh Batagoris, sebutan blogger yang tergabung dalam komunitas Batagor. Bebersih Bandung, Yuk! (BBY) dan Blogger Peduli Anak Yatim Piatu (Gardu Lantu) adalah kegiatan lain bertemakan Blogging for Society yang kerap diselenggarakan oleh Batagor. “Bahkan kegiatan Gardu Lantu akan menginjak kali ketiga pertengahan tahun ini,” tambah Shasya.

Selain diinisiasi dan dimotori oleh Batagor, kegiatan ini juga didukung oleh Persatuan Alumni Jerman (PAJ), komunitas Bandung Blog Village (BBV), Komunitas Flexter Jabar, dan Telkom Flexi. Ke depannya diharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini, akan ada lebih banyak pihak yang ikut serta dan terbantu.

Merasa Terbantu

Ratna Suciati, Kepala SLB-BC YPLAB Banjaran, Bandung, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan alat musik dari komunitas Batagor. “Tidak hanya alat musik yang kurang di sini, kami juga kekurangan fasilitas komputer untuk keperluan kegiatan belajar mengajar,” jelas Uci, panggilan akrab Ratna. Disampaikan oleh Ratna, SLB yang berdiri sejak tahun 1985 ini, berusaha mendidik anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus, meskipun fasilitas yang dimiliki sangat terbatas.

Selain menyampaikan rasa terima kasihnya, Ratna juga menggugah Batagoris untuk lebih peduli kepada mereka yang memiliki kebutuhan khusus. “Melihat mereka, mengingatkan kita atas keagungan Tuhan,” ungkap Ratna dalam sambutannya. Tak hanya itu saja. Pembacaan deklamasi oleh Intan, siswa tuna rungu-wicara SLB tersebut, pun berhasil membuat Batagoris yang ikut ke lokasi, terharu dengan apa yang mereka lihat. “Ya Allah. Saya sangat tersentuh dan hampir-hampir menangis,” ungkap Opie, seorang blogger yang beralamat di opiepippo.com.

yudh on CyberMosque.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s