Gardu Lantu dan Hari Ibu


tepat pada tanggal 22 desember 2008 ini, kita akan memperingati hari ibu. sejujurnya, aku sendiri ngak pernah punya perayaan khusus pada hari tersebut. meskipun begitu, tiba2 aja teringat akan ide yang kang aswi sampaikan untuk membuat postingan di blog kita masing2 tentang ibu. setidaknya, berbagi hal mengenai seberapa besar peranan seorang ibu bagi kita hingga saat ini.

di saat yang sama, aku juga kepikiran tentang gardu lantu yang aki herry cetuskan untuk mengundang seribu anak yatim pada akhir tahun ini. dipikir2 lagi, nampaknya bisa dikorelasikan antara hari ibu dan gardu lantu. yah, hari ibu dan gardu lantu.

peranan orang tua bisa dibilang begitu berarti bagi setiap anak di muka bumi ini. namun, sering kali kita lupa untuk bersyukur bahwa kita telah diberi anugerah untuk bisa merasakan nikmatnya memiliki kedua orang tua. anugerah yang tak pernah ternilai oleh sesuatu apapun juga. malah, rasa sebal, jengkel, amarah, dan perasaan negatif lainnya, tak jarang selalu kita lampiaskan kepada orang tua tanpa berpikir besarnya jasa mereka terhadap diri kita.

di sisi lain, ada banyak sekali anak yang tidak seberuntung kita. tanpa orang tua, tanpa kasih sayang yang utuh, tanpa kesempatan mengenal cinta orang tua. meskipun itu semua adalah suratan takdir, bukan berarti kita harus acuh tak acuh terhadap mereka. bukan kah berbagi adalah hal yang digariskan setiap agama untuk pemeluknya?

di tanggal 22 nanti, gimana kalo batagor buat kegiatan gardu lantu sekaligus berbagi kasih sayang hari ibu. bentuknya? yang baru terpikir adalah makan2 bersama teman2 dari yatim piatu sembari berbagi penghargaan kepada orang tua kita, khususnya kepada ibu. mungkin bisa berbentuk puisi, pantun, lagu, monolog, atau apa pun itu. dan pastinya sebelum diapresiasikan, harus ditulis dulu dalam blog. atau mungkin bikin lomba blog tentang hari ibu?

entah lah. aku belum nemu bentuk yang enak. yang pasti, di hari ibu tahun ini, asyiknya tidak hanya memberikan penghargaan kepada orang tua kita, khususnya ibu, tetapi juga bisa berbagi rasa dan kasih sayang dengan teman2 kita yang tidak seberuntung kita dalam menikmati cinta kedua orang tua.

6 thoughts on “Gardu Lantu dan Hari Ibu

  1. Anggi berkata:

    Namanya jg blogGer,adain aja loMba blog dg tema hari ibu.
    Ato ajak mami2 qt ikuTan gardu lanTu gt.stidaknya pazti tar mereka jg berSosialisasi ma anak yatim disiTu dan anak2 tu bAkal sneng punya ibu (lebiH tepatny nenek kLi ya) walau cm bbrP jam aja.
    Tu juga kalo ibu para blogGer msh ada d dunia sehat walafiat dan ga jauh2 dari Bdg.
    Hehehe..
    IdE yg rada koNyol y..
    Btw,qtagiH janjimu info tTg im2 n sPeEdy🙂

  2. Yudha P Sunandar berkata:

    @ shasya
    oke, teh. jadi kapan nih kita kumpul2? minggu ini?

    @ wijoyo
    wah, nampakny terlalu mepet kalo sebelum tgl 20. semoga kita bisa berikan apa yang terbaik, deh.
    trims, joy…

  3. Shasya Pashatama berkata:

    Yudha dan seribu ide asyiknya, selalu🙂

    Yudh, setuju banget, yuk, ntar kita bantu di penyediaan tempat nya, aku ntar kontak2in tenan di Food Paradise supaya bisa ikut charity, minimal harga yang dikasih ke kita tentu beda dengan harga jual.

    Cari sponsornya nih🙂 Yudha kembali jadi ahli proposal? hehe….

    Yuk ah ngumpul sambil ngobrolin ini !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s