Diskusi “Industri TIK ketika Krisis” bersama Cisco Indonesia


beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 20 november 2008, cisco yang diwakili oleh pak irfan setiaputra selaku managing director cisco system indonesia, mengundang blogger2 bandung untuk berdiskusi bersama mengenai keadaan industri tik di bandung ketika ekonomi indonesia diprediksi akan mengalami krisis kembali. bertempat di chillout lounge, bandung, diskusi ini dihadiri oleh sekitar 20 blogger dan pelaku bisnis tik di bandung.

pak irfan setiaputra mengawali diskusi dengan memaparkan keadaan beberapa perusahaan terkemuka di dunia yang terkena dampak krisis global. beberapa yang beliau sebutkan adalah yahoo yang mulai kembali on sale, citibank yang memecat 50 ribu karyawannya, dan sun yang kemungkinan akan dipecah.

untuk cisco sendiri, pak irfan setiaputra mengemukakan beberapa hal yang akan dilakukan perusahaan jaringan terkemuka di dunia ini berkaitan dengan krisis global. misalnya saja, cisco akan menekan penghematan biaya sekitar $ 1 milyar untuk tahun ini. penghematan biaya yang dimaksud berupa pembatalan pertemuan tahunan yang biasanya memakan biaya cukup besar, mengurangi aktivitas perjalanan2 dinas, dan menggalakan penggunaan teleconference semaksimal mungkin.

ketika menyinggung pemecatan karyawan yang dilakukan perusahaan lain, pak irfan menyampaikan kemungkinan bahwa cisco belum ada rencana untuk ke arah sana. bagaimana pun juga, di saat krisis seperti ini, cisco mempunyai dana segar hingga $ 28 milyar sehingga perusahaan ini diprediksi masih tetap akan solid hingga krisis berlangsung. “saat ini, kami mempunyai kas sebesar $ 28 milyar. dan tidak banyak perusahaan yang mampu berdiri sendiri dengan dananya sendiri di saat krisis seperti ini,” tutur pak irfan yang menanggapi perlunya sebuah perusahaan mempunyai dana segar di kala krisis melanda.

meskipun begitu, cisco tetap akan mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanannya kepada pelanggan. tidak hanya itu, proses riset dan pengembangan, sebagai salah satu bentuk investasi, akan tetap dilakukan dengan mengalokasikan 4 – 5 persen dari dana yang ada. “satu hal yang pasti, berpikirlah positif bahwa krisis akan berlalu. dan teruslah berinvestasi di saat krisis,” nasihat pak irfan mengakhiri diskusi.

cukup banyak memang pelajaran yang bisa didapat dalam diskusi tersebut. beliau juga menyampaikan bahwa di saat krisis, biasanya ada semacam perputaran roda kehidupan. saat yang telah lama di puncak karir, kemungkinan akan mengalami penurunan. begitu pun sebaliknya. ketika yang sedang meniti karir, inilah saatnya untuk naik dengan ide2 yang tidak biasa dan cemerlang.

selepas pukul 9 malam, kami semua bubar jalan menuju tempat tinggal masing2 dengan perut kenyang dan hati senang. pak irfan setiaputra menghadiahi masing2 dari kami sebuah tas yang berisi baju cisco dan sebuah buku berjudul planet internet karangan mas budi putra. tidak hanya itu saja. kami pun mendapatkan sebuah pencerahan baru untuk menghadapi krisis dan semangat untuk menjalaninya.

One thought on “Diskusi “Industri TIK ketika Krisis” bersama Cisco Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s