Apa Kata Filsuf Dunia tentang Blog


dalam memperingati hari blogger nasional, aku coba meminta pendapat beberapa filsuf dunia pada masa lampau. untuk itulah, kmaren aku sengaja mengunjungi doraemon untuk meminjam mesin waktu yang biasa diakses dari meja belajar nobita. dan mulailah perjalananku menempuh ruang dan waktu.

perjalanan diawali dengan mengunjungi thales yang hidup pada 625 – 547 sebelum masehi. ketika ditanya mengenai blog, filsuf pertama dengan penjelasan nonantropomorfis ini hanya berpendapat bahwa, “ada dewa-dewi di semua blog”. tak banyak yang dikatakan oleh thales mengenai blog lantaran saat dikunjungi, beliau sedang memikirkan mempertahankan teori “blog pada dasarnya terbuat dari air” yang ditentang terang2an oleh anaximander.

tiba di situasi yang kurang menguntungkan, akhirnya aku mencoba mengunjungi pythagoras yang hidup pada 581 – 507 sebelum masehi. saat ditanya mengenai blog, filsuf yang terkenal dengan teorema pythagoras ini, menjawab dengan lantang, “publikasikan atau binasakan blog”. namun saat ditanya apakah dia melakukan kegiatan blogging, dengan rendah hati dia menjawab, “tidak, saya hanyalah seorang pecinta blog”.

selesai berbincang2 dengan pythagoras, sejenak aku mengunjungi china untuk bertemu dengan konfusius yang hidup pada 551 – 479 sebelum masehi. filsuf yang lebih senang melakukan analogi hubungan manusia ini, ketika ditanya soal blog, dengan bijaksana dan kenabian dia menjawab, “ada situs yang mencari hal2 yang sulit dimengerti dan mengerjakan hal2 yang menakjubkan. generasi2 masa depan mungkin akan menyebut2 mereka. tetapi itulah yang tidak akan blog lakukan”.

sebelum mengunjungi filsuf barat kembali, sengaja aku mengunjungi lao tzu yang hidup pada abad keenam sebelum masehi. ketika ditanya mengenai blog, dengan singkat, jelas, dan padat, lao tzu menjawab, “blog yang dapat diikuti bukanlah blog yang sejati”. belakangan perkataanny ini dia catat dalam kitab tao te ching yang tidak lain merupakan “kitab jalan dan kekuatan blog”.

dari china, aku kembali ke yunani menemui xenophanes. pengkritik yang imajinatif terhadap blog populer ini, hidup pada 560 – 478 sebelum masehi. saat ditanya mengenai blog, dengan tegas dia menganjurkan untuk percaya pada “satu blog, yang terbesar di antara blog dan situs yang kita miliki, yang tak serupa dengan hal2 fana yang terdapat pada tubuh dan pikiran”.

kesempatan menemui xenophanes aku manfaatkan pula untuk menemui heraklitus yang terkenal dengan “ucapan2 gelap”-nya dalam filsafat karena kedalaman (profundity) dan ketakterpahaman (unintelligibility). saat ditanya mengenai blog, filsuf yang hidup pada 540 – 480 sebelum masehi ini, dengan kekhasanny singkat menjawab, “blog mencintai ketersembunyianny (concealment)”. lebih lanjut, ketika dimintai pendapatnya mengenai tren blog di masa depan, heraklitus hanya menegaskan, “blog adalah bapa dan raja dari segalanya”. mengakhiri pembicaraan, heraklitus dengan kiasannya tentang perubahan menutup dengan berkata, “pada kunjungan orang yang menjejak ke dalam blog yang sama, lewatlah informasi yang berbeda-beda”.

mabok dengan perkataan heraklitus, membuatku memutuskan untuk pamit pulang. namun, ketika akan masuk mesin waktu, secara tak sengaja aku ketemu dengan parmenides, filsuf yang hidup pada 515 – 450 sebelum masehi dan terkenal dengan pemikiranny yang sangat sulit juga. iseng bertanya tentang blog, dia hanya menjawab, “yang dapat blog bicarakan dan pikirkan pastilah yang ada, sementara yang tiada tidak bisa. pikirkanlah itu”. alih2 pusing dengan pembicaraan kedua filsuf tersebut, akhirnya aku langsung mengakhiri pembicaraan. sebelum pulang, aku memutuskan untuk terlebih dahulu mengunjungi sokrates.

tiba di zaman sokrates yang hidup pada 470 – 399 sebelum masehi, nampakny bukan situasi ideal untuk menanyai pendapatnya tentang blog. saat aku tiba, sokrates sedang disidang dengan tuduhan “merusak pikiran generasi muda dengan blog”. namun akhirny dia harus menerima hukuman mati lantaran pernyataannya yang tetap membela blog, “lebih baik aku mati ketimbang meninggalkan blog”.

tak tega melihat keadaan tersebut, aku memutuskan untuk langsung pulang. di tengah jalan, terpikir juga untuk mengunjungi albert einstein, seorang filsuf sekaligus ilmuwan yang terkenal dengan teori relativitas-ny. ketika ditanya mengenai blog, einstein dengan analogi keibuan mengatakan, “blog, seperti halnya seorang ibu yang melahirkan dan membantu segenap situs lainnya. oleh sebab itu, orang seharusnya tidak mengejek kepolosan dan kemiskinan blog, tetapi seharusnya orang lebih baik berharap agar bagian ideal dari don quixote tetap hidup pada anak2 blog, sehingga mereka tidak tenggelam dalam filistinisme”.

catatan: postingan ini hanyalah iseng dan sekedar rekayasa belaka. jangan pernah percaya pada pernyataan para filsuf yang menyinggung mengenai blog secara langsung. bagaimana pun juga, di zaman mereka, belum dikenal adanya internet dan blog. semua fakta yang nyata dan pernyataan yang diplesetkan di postingan ini diambil dari buku sejarah filsafat karya robert c. solomon dan kathleen m. higgins; dan buku the great transformation, awal sejarah tuhan karya karen amstrong. thx untuk mas koen atas inspirasiny. engkau emang kreatif, mas.🙂

10 thoughts on “Apa Kata Filsuf Dunia tentang Blog

  1. admojo berkata:

    Aku berpikir tentang blog, maka aku ada,,,blog!!!

    lebih baik blog itu salah,,dari pada tidak ada blog

    tau ah…udah dapet nilai B hehehe

  2. Yudha P Sunandar berkata:

    bagiku jadi tren menyesatkan, teh. jadi susah nulis panjang, jarang nulis di koran lagi, dan penghasilan berkurang. hihihihi

  3. Yudha P Sunandar berkata:

    bukan itu aja, teh. kata orang yang namany tak boleh disebut juga berkata, “meskipun begitu, blogging juga bisa jadi TREND SESAT”

    jadi mirip plurk.
    huihihihihihihihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s