STOP UNTUK WAWANCARA…!!!


hari ini hasil wawancara aku, rolly, dan alfis dimuat di koran pikiran rakyat. janji sang wartawan memang hari rabu. setelah sahur, iseng2 browsing ke websiteny pikiran rakyat dan ternyata memang hasil wawancaranya dimuat hari ini. dengan semangat aku buka satu2 tulisan yang merangkum hasil wawancara kami bertiga. dan ternyata, setelah kubaca, sebagian besar informasi yang disampaikan disitu ngak valid. sebagian besar, lho. dalam persenan, aku berani bilang 90 persen informasinya ngak valid. dan masalahnya, dari 90 persen informasi yang ngak valid itu, semuanya datang dengan menyebut nama ‘yudha’, ‘yudha’, dan ‘yudha’. argh…

aku ngak mau menyalahkan siapapun di sini. bagaimana pun juga, aku sadar, bahwa ketidakvalidan ini semuanya datang dari aku lantaran keterbatasanku dalam menyampaikan informasi melalui bahasa lisan. selalu ngak jelas, membuat orang selalu salah tangkap, dan ngak pernah bisa lancar dalam berbicara. padahal yang dimaksud hati adalah kambing, tapi yang ditangkep orang malah dinosaurus. sangat jauh bedany bukan? dan semua ini terlihat jelas di hasil wawancara koran pikiran rakyat hari ini. yang aku maksud adalah motor, tapi hasil yang keluar malah pesawat terbang.

untuk itu, alih2 kesalahan yang sama terjadi lagi, aku memutuskan untuk menghindari diwawancara dalam bahasa lisan. aku lebih senang diwawancara melalui tulisan atau pun membuat tulisan daripada harus diwawancara tatap muka dan berbicara langsung. lebih baik menjawab dengan ribuan kalimat dalam bahasa tulisan daripada menjawab satu kalimat dalam bahasa lisan tapi maknanya jadi bias.

14 thoughts on “STOP UNTUK WAWANCARA…!!!

  1. Yudha P Sunandar berkata:

    @ wirawan
    yah, mungkin mood jelek ini bertahan selama 1 bulan. ke sanany, tetep alasan narsis bisa menjerumuskan ke wawancara lagi. trims udah berbagi, mas.

    @ shelly
    lho, bukanny lu di sana dan menolak ngak mau diwawancara?๐Ÿ˜€
    iya… iya… yang penting eksis bin narsis…

    @ bayu
    tulisannya gmana?
    ‘ngak’ => bahasa gw dong. gw kan kreatif dan hidup.

    @ deniar
    wuih, deniar udah mulai jadi seleb, nih๐Ÿ˜€

    @ petra
    kaya lu sering nampang aja di media cetak. hahaha
    awalny itu yang gw takutin, difoto. secara slalu ngak pede kalo difoto. ngak pernah keliatan cakep๐Ÿ˜€

    @ pashatama
    yups, bener banget, teh. itu kunciny. tapi biasanya, media agak males melakukannya. terlalu lama.

    @ rolly
    emang tau darimana dia sibuk, rol?

    @ koen
    pembaca mungkin bisa maklum. tapi yang dari klub lho yang aku takutin ngak bisa maklum. secara kalo mereka protes, paling kritis. tapi kalo diprotes, paling mandul.๐Ÿ˜€

    @ oemar
    yups, trims mas oemar atas masukannya. tapi saya maklumi mereka lantaran mereka sedang mencoba mereformasi diri mereka ke arah yang lebih baik. setidaknya, itulah yang seorang petinggi redaksi PR katakan ke saya di hari yang sama saat wawancara ini dimuat.

    @ ihwan
    trims wan atas masukanny. ntar saya coba posting apa yang salah dari hasil wawancara itu.

  2. Ihwan berkata:

    Memang perlu latihan dan musti terbiasa utk bisa lancar mengemukakan gagasan/pendapat lewat lisan, jangan menyerah dan teruslah mencoba๐Ÿ˜€
    Bisa koreksi apa yg salah dari artikel itu?

  3. Oemar Bakrie berkata:

    Kalau hal ini bisa dijadikan pembelajaran untuk terus meningkatkan diri dalam berbahasa verbal (lisan) itu sangat bagus. Tapi hal-hal seperti ini rasanya sudah sangat sering terjadi, terutama untuk bidang teknik dan sains. Katanya PR koran terdepan Jabar tapi kok ya masih seperti itu ya? …

  4. Koen berkata:

    Ayolah๐Ÿ™‚. Lama2 jadi kebiasaan kok. Dan pembaca lama2 juga maklum.

    Jadi inget artikel pertamaku di Jawa Pos masa laloe. “Memuat device driver dari command line,” dan oleh editor disemena2i menjadi “Membuat device driver dari command line.”

  5. pashatama berkata:

    Sayangnya, sebagian dari penulis, cenderung menulis apa yang dia mau tulis. Contohnya? ya saya sendiri, Yudh.
    Wawancara dalam bentuk tulisan mungkin solusi yang baik, tapi kan ada juga beberapa ekspresi penting yang ga tersampaikan nantinya.

    Kuncinya? Mungkin konfifrmasi ulang sebelum naik cetak ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s