Mereka Juga Patut Diberi Kesempatan


beberapa minggu yang lalu aku sempet sedikit jengkel ama anak2 smp yang aku ajar. udah ribut, suka nawar, dan males ngerjain tugas pula. lantaran aku ngak punya aura orang galak dan pemarah, bersikap tegas pun agak2 ngak digubris ama mereka. tapi yah, terkadang buat menyadarkan mereka, aku berusaha membuat petuah2 sederhana yang diharapkan mereka mau berubah untuk jadi lebih baik, minimal dari hari sebelumnya. dan cukup berhasil membuat mereka merenungi apa yang mereka perbuat.

waktu ngajar pertama di bulan ramadhan ini, suasana di kelas cukup hening. yah, aku tau lantaran beberapa anak2 cowo yang terkenal suka ribut, ngak masuk hari itu. pelajaran hari itu adalah tentang wawancara dan drama. waktu lagi ngebahas drama, ada sebuah penggalan naskah drama yang aku suruh mereka bacakan. di luar dugaan, beberapa di antaranya langsung mengangkat tangan. malah sempat ngerebutin peran dengan temannya yang memilih peran yang sama. setelah ku lerai, akhirnya mereka menerima peran yang ku gariskan dan mulailah mereka bercakap2 sesuai skenario di buku.

lucu juga ngeliat cara mereka bertutur kata. bercampur dengan logat sunda dan beberapa penekanan kata yang masih perlu diasah lagi. tapi yang mau aku sampaikan di sini, lambat laun mereka mulai berubah. yang awalnya mereka enggan melakukan sesuatu, tapi sekarang ini mereka berusaha untuk melakukan segala sesuatunya dengan cukup baik, tentunya dengan sedikit kompromi. hal ini juga keliatan dari usaha mereka untuk menorehkan coretan2 hati mereka di sebuah buku yang emang sengaja aku bagikan buat mereka nulis apapun yang mereka mau. meskipun tulisannya masih abg banget yang berkisahkan tentang cinta monyet mereka, tapi setidaknya mereka ada kemauan buat nyoba.

yang aku liat dari beberapa kali aku ngajar di sana, sebenernya mereka punya potensi untuk mampu menguasai suatu bidang. tinggal permasalahannya, sejauh apakah kesempatan yang diberikan kepada mereka. semakin besar mereka dikasih kesempatan, semakin besar pula potensi mereka yang tergali. tinggal tugas kita yang punya kemampuan berlebih untuk mampu mengarahkan mereka, minimal ke apa yang mereka cita2kan.

10 thoughts on “Mereka Juga Patut Diberi Kesempatan

  1. Yudha P Sunandar berkata:

    @ agung
    yups, semoga seperti itu, mas. hehe. trims yah mas…

    @ kita
    hm. ngak juga. sepertiny kelas 2 udah cukup matang, kok.

    @ afwan
    yups, thx wan…

  2. Yudha P Sunandar berkata:

    @ nindy
    trims, nindy…

    @ enggar
    ngajar kelas 2 mba. tapi aku kurang minat untuk memimpin permainan olah peran. meskipun dulu ikut teater, tapi belum pede untuk bisa berkoar2 kaya dulu lagi. hehehe
    anw, blog-ny udah aku baca mba. keren juga. nanti aku coba pelajari lebih dalem lagi.
    trims yah mba…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s