Di balik Keindahan Bulan Purnama


beberapa malam ini hingga beberapa malam ke depan, bulan tampak menarik untuk diliat. bulat, terang, dan indah. saking indahnya, aku dan seseorang blogger sempat terpikir untuk bikin puisi bareng tentang bulan. tapi karena sang blogger lagi nggak mood, akhirnya bikin puisi tentang bulannya ditunda sampe ada mood. anw, identitas bloggernya dirahasiakan dulu sampai ada persetujuan. 😀

namun, siapa sangka di balik keindahan bulan purnama, ada banyak hal menarik yang masih bias dan terkesan misterius. sesuatu yang sebenarnya diketahui orang banyak, tapi nggak sedikit yang mengabaikannya. sesuatu yang menarik dan sampai saat ini masih perlu dieksplorasi dari segi ilmu pengetahuan.

hal yang menarik dari bulan pernah diajarkan kepada kita ketika masih sekolah dasar dulu. guru selalu bercerita bagaimana permukaan air laut meninggi ketika terjadinya bulan purnama dan menurun ketika bulan mati. yups, itulah yang menarik dari bulan, pengaruhnya terhadap gaya gravitasi bumi. lebih dari itu. ternyata pengaruh bulan terhadap gaya gravitasi bumi bukan hanya berlaku untuk air laut belaka, tetapi ke segala aspek yang ada di bumi.

konon, di barat sana, polisi akan lebih sibuk ketika bulan ada di fase purnama. keadaan ini terjadi karena tarikan gaya gravitasi bulan mempengaruhi tekanan darah manusia di bumi. akhirnya yang terjadi, tekanan darah semua orang meninggi dan kecenderungan berbuat kriminal sangat besar dibandingkan saat bulan mati. bukan hanya polisi yang disibukan. penjaga rumah sakit jiwa pun selalu disibukan dengan banyaknya pasien rumah sakit jiwa yang kambuh ketika bulan bersinar indah di langit malam. nggak percaya? coba aja tengok riau 11 waktu purnama. pasti riweuh. 😀

lebih jauh lagi, gaya tarik bulan juga bisa menyebabkan terjadinya gempa. dan konon katanya, dengan melihat peredaran bulan, kita bisa memprediksi kapan gempa akan terjadi. kok bisa? bisa dong. hal ini disebabkan karena proses terjadinya gempa diawali dengan pelentingan dari lempengan yang tertahan oleh lempengan lainnya yang disebut dengan penahan. ketika bulan purnama datang, penahan ini terpengaruh oleh gaya tarik bulan sehingga terlepas dan terjadilah gempa.

proses ini bisa dianalogikan dengan katapel. ketika karet berisi batu ditarik, akan terjadi proses pelentingan. pada saat tarikan ini dilepas, karet akan melepaskan energi sehingga batu meluncur ke sasaran. biar pun begitu teori ini masih terus dikaji dan dianalisis secara ilmiah. untuk lebih jelasnya, kunjungi blog dongeng geologi.

menarik bukan mempelajari bulan purnama? bukan hanya indah dan bisa dijadikan inspirasi puisi semata, tetapi misteri2 tersembunyi di dalamnya masih menunggu usaha kita untuk mengeksplorasinya dan menggunakannya untuk kepentingan manusia.

Iklan

8 respons untuk ‘Di balik Keindahan Bulan Purnama’

  1. Zada Barabai berkata:

    indah memang d saat bulan purnama.. tp satu hal yg mngerikan, di saat itu manusia srigala kan berubah wujud mnjd srigala N mencari mangsa.. he he he

  2. Yudha P Sunandar berkata:

    yups, bener banget. apalagi kalo ngeliatnya sambil duduk bersandar di loteng rumah yang ngak ada penghalangnya di depannya. asyik banget pasti.

  3. Yudha P Sunandar berkata:

    yups. apalagi nongkrong di tempat tinggi dan cuman berdua sambil ngobrol merhatiin bulan purnama. romantis bgt. hihihihi

  4. Yudha P Sunandar berkata:

    @ aki herry
    dongeng tentang kelinci yang bikin kue mochi di bulan, ki 😀

    @ chatoer
    yups. selain karena malam terang dan tanpa mendung, mungkin juga sebagai wujud pelampiasan karena terlalu bersemangat ketika terjadi purnama 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s