Bus Damri, Angkutan Kota Ideal Pasca BBM Naik


bg66.soc.i.kyoto-u.ac.jp

sumber: bg66.soc.i.kyoto-u.ac.jp

semenjak pemerintah menaikan harga bbm akhir mei lalu, berbagai kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan harga. ongkos angkutan kota, khususnya di kota bandung, pun mengalami kenaikan sekitar lima ratus sampai seribu rupiah. hal ini tentu saja berimbas pada masyarakat pengguna angkutan umum yang harus mengeluarkan uang sekitar 30 persen lebih banyak untuk biaya transportasi.

meskipun begitu, syukurlah masih ada bis damri. karena, semahal apapun angkutan kota di bandung, tetep masih jauh lebih murah pake bis damri. selain itu, bis damri pun lebih cepet dibandingkan angkot yang kebanyakan ngetem di sana-sini.

pengalaman senada kemaren nggak sengaja diutarakan oleh seorang bapak yang bekerja di sebuah pabrik di sekitar cicadas. waktu nunggu bis damri menuju cibiru, sang bapak mengeluhkan ongkos angkutan kota dari cicaheum sampai ujung berung yang nilainya melonjak hingga 4 ribu rupiah. ‘untungnya ada bis damri. jadi uang yang dikeluarin buat ongkos nggak terlalu membebani rumah tangga,’ tutur sang bapak waktu lagi sama2 nunggu bis di cicadas.

hal yang sama sepertinya dirasakan juga oleh hampir kebanyakan orang di bandung yang lokasi beraktivitasnya dilalui bis damri. hal ini terlihat dari membludaknya penumpang di bis damri jurusan cibiru. sampe2, aku nggak bisa masuk ke dalam bis yang udah penuh sesak oleh pengunjung.

sepertinya damri sudah harus meningkatkan pelayanannya lebih baik lagi. misalnya dengan menambah armada angkutannya dan membuat penjadwalan yang lebih efektif lagi. karena bagaimana pun juga, masyarakat memang membutuhkan transportasi yang murah dan dapat menampung penumpang dengan jumlah banyak. apabila damri dapat memenuhinya, bukan hanya masyarakat yang tertolong, tapi tingkat polusi di bandung bisa diminimalisir lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s