Feed Reader, Hiburan Bagi Fakir BandWidth


sumber: wikimedia.org

nasib sebagai seorang fakir bandwidth memang agak menderita. udah akses ke internet terbatas, kuper lagi gara2 nggak bisa ngakses informasi yang melimpah di internet. minimal informasi berita harian seputaran teknologi informasi.

meskipun demikian, penderitaan sebagai fakir bandwidth nggak perlu diperparah lagi dengan memaksakan browsing yang bisa bikin kepala mumet gara2 biaya pulsa melonjak. cukup dengan sebuah feedreader, maka akses informasi ke internet sedikit terbuka. minimal nggak kuper2 banget tentang informasi produk terbaru di internet.

baru beberapa hari terakhir ini aku ngerti cara kerja feedreader. dan udah beberapa hari ini juga aku pake feedreader buat ngakses informasi di internet. feedreader yang aku pake adalah liferea yang bisa digunakan di platform linux. kelebihannya, feed reader ini mampu ngebaca informasi yang udah di download dari internet secara offline.

untuk dapet informasi, aku coba kunjungi beberapa portal berita. sayangnya, nggak semua portal berita punya akses untuk ke feed. yang aku dapet, cuman detikinet dan liputan 6 aja. yang lainnya, nggak ada, termasuk detik.com yang suka jadi rujukan untuk berita. atau aku nggak tau…??? selain itu, aku juga masukin feed blog2 ternama dengan tulisannya yang lumayan nambah pengetahuan seperti priyadi dan romi satria. tapi sayangnya ada beberapa blog yang memberikan postingan cuman pengantar doang seperti blognya pak budi, priyadi, dan romi satria. padahal, kalo dapat postingan lengkapnya, sangat berguna banget.

supaya dapet informasi yang lebih luas lagi, aku juga masukin beberapa blog agregasi kaya planet terasi, planet qwords, dan batagor.net. beruntung planet terasi dan planet qwords memperlihatkan isi postingan secara keseluruhan. kalo nggak, yah bisa sama kupernya dengan tanpa feedreader.

meskipun begitu, kita juga masih harus tetep pinter2 ngebagi jatah bandwidth. soalnya, sekali ngupdate, liferea bisa ngabisin waktu 5 ampe 10 menit. strateginya, aku hanya mengupdate feedreader-ku cuman sekali dalam sehari, yaitu saat malam tiba, sekitar pukul 7 malam.

ternyata, jadi fakir bandwidth bukan berarti harus fakir dan miskin informasi juga. banyak cara menuju roma, dan banyak cara juga supaya agar kita tetep punya akses terhadap informasi.

One thought on “Feed Reader, Hiburan Bagi Fakir BandWidth

  1. abi berkata:

    kebetulan saya juga sedang cari info soal feed reader. kalau di joomla memang nggak masalah karena feed readernya sudah include. tap untuk wordpress memang agak repot.
    saya kurang paham, nanti setelah program feed readernya setelah diinstal dijadikan dalam bentuk apa? plugin, widget atau apa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s