Sebuah Renungan Akan Nasib Budaya Indonesia


indonesia dikenal sebagai bangsa yang berbudaya. bangsa yang memiliki nilai2 budaya yang tinggi. dan itulah yang sering kita dengar di pelajaran pancasila dan kewarganegaraan. tapi itu dulu. sekarang, bangsa indonesia tidak lebih sebagai bangsa yang nggak punya identitas diri. budaya yang dulu diagung2kan, sedikit demi sedikit mulai hilang ditelan globalisasi dan digantikan dengan budaya barat yang dipandang lebih modern dan keren.

itulah sedikit kesimpulan yang aku tangkap saat baca buku ‘masa depan budaya daerah’ karya ajip rosidi. buku itu menceritakan bagaimana budaya daerah mulai terkikis oleh peradaban. sedih rasanya mengingat bagaimana kekayaan negeri kita mulai dipelajari oleh orang2 bule tapi dilupakan dinegerinya sendiri. ada rasa amarah juga saat tau sebagian masyarakat kita udah nggak kenal lagi ama budaya daerahnya. jadi, apa identitas negara ini sekarang…??? korupsi kah…??? musibah kah…??? atau bangsa yang kaya tapi miskin gara2 kekayaannya dikuasai oleh bangsa asing…???

ini perlu kita renungkan. karena bagaimana pun juga, masa depan budaya di indonesia, terletak di tangan kita sendiri. percuma rasanya kalo kita bangga dengan perayaan hari kebangkitan nasional yang keseratus tapi kita sendiri nggak kenal siapa kita. perlahan2 banyak orang bule yang bangga mempelajari budaya nusantara, tapi kita sendiri nggak pernah tertarik untuk mengenalnya. berpangku pada orang2 tua yang masih memegang kebudayaan daerah pun rasanya sulit. bagaimana pun juga mereka akan tergantikan oleh tunas2 muda bangsa ini.

sekali lagi, ini perlu kita renungkan. perlu kita pikirkan siapa diri kita dan sikap apa yang harus diambil untuk mempertahankan identitas kita yang katanya adalah bangsa yang berbudaya. kita selalu marah melihat tetangga sebelah mengakui budaya kita. tapi kita nggak pernah berpikir untuk merawat dan mempertahankan budaya kita. menurutku, seharusnya kita berterima kasih kepada tetangga sebelah karena udah mau merawat budaya kita yang udah terlupakan oleh sebagian masyarakat indonesia.

sekali lagi, ini hanya sebuah renungan. renungan untuk kita agar tau diri. renungan untuk kita bisa berpikir. renungan untuk kita mempertahankan apa yang menjadi kewajiban kita. renungan untuk kita punya sikap yang positif terhadap budaya kita.

Iklan

2 thoughts on “Sebuah Renungan Akan Nasib Budaya Indonesia

  1. adek berkata:

    Salah satu upaya pelestarian budaya indonesia adalah dengan membuat dokumentasinya, termasuk dokumentasi digital atau elektronik di era informasi ini. Mungkin peran perguruan tinggi bisa dikedepankan di sini. Kegiatan riilnya bisa dalam bentuk penelitian atau pengabdian masyarakat.Yuk kita cintai dan pertahankan budaya indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s