Muterin Cimahi yang Udah Berubah


tanggal 21 april kemaren, kebetulan ada agenda untuk pergi ke cimahi. tanpa pikir panjang, aku pinjem motor adeku yang stnknya baru beres. tapi ternyata masih bermasalah juga motornya karena plat nomernya nggak sesuai dengan stnk. akhirnya, aku memutuskan untuk pergi saat maghrib tiba. karena maghrib sampai jam 9 malam adalah waktu tanpa polisi dan razia di jalan.
setelah menyelesaikan urusan di cimahi, aku memutuskan untuk berjalan2 sejenak disekitaran kota cimahi.perjalananku dimulai dari daerah leuwigajah menuju dustira dengan menggunakan motor. belum banyak yang berubah sepanjang perjalanan ke dustira kecuali pusdik armed dengan pagar2nya yang lebih tinggi dan gambar meriam bersilangan di pagarnya.
menyeberangi rel kereta api, aku memutuskan untuk mengambil jalan lurus ke sriwijaya. di sepanjang jalan sriwijaya sudah mulai banyak perubahan. pembatas jalan dan trotoar di pinggir jalan adalah salah satu hal yang berubah di cimahi. melewati sebuah tempat yang dulunya adalah lapangan sriwijaya, kini sudah berubah menjadi sebuah markas artileri pertahanan udara yang bersebelahan dengan pasar cimahi. masuk ke wilayah pertigaan, di tempat yang dahulunya pasar antri, sekarang telah berdiri megah sebuah mall yang disebut cimahi mall. disepanjang jalan gandawijaya tampak lenggang tanpa pedagang kaki lima dan saat ini menjadi salah satu jalan utama di kota cimahi.
sesampainya di alun2, aku belok kanan menuju arah gatot subroto. aku juga memutuskan untuk lewat ke smpku dulu, smp negeri 1 cimahi. semenjak aku lulus dari sekolah terbaik di cimahi tersebut, gedung2 sekolah mulai dibangun menjadi 3 lantai. selain itu, di sekolah tersebut juga terpampang sebuah spanduk bertuliskan, ‘selamat datang siswa baru di sekolah berstandar internasional’. wow, sekarang sekolahku udah jadi sekolah berstandar internasional. keren…
yah, cukup menyenangkan juga muter2 cimahi. tapi ada perasaan sedih juga. banyak tempat2 yang dulu aku lalui dan penuh kenangan, sekarang berubah. yah, perubahan yang menghapus kenangan memang menyedihkan. bener kata mba marintan, orang indonesia memang kurang menghargai sejarah dibandingkan orang2 eropa. di eropa, bangunan bersejarah bisa bertahan ampe ratusan taun. tapi di indonesia, semuanya dihancurkan demi yang namanya pembangunan.

Iklan

4 thoughts on “Muterin Cimahi yang Udah Berubah

  1. pokona berkata:

    anak ku ga di terima di almamaterku SMPN 1 cimahi padahal nem nya 27.5 ga papa lah yg penting dia suka di sekolah baru nya SMPN 3 cimahi
    ……kata anak ku pa sudahlah lebih baik jadi anak ngetop di sekolah biasa dari pada biasa biasa di sekolah ngetop

  2. Yudha P Sunandar berkata:

    oh yah…??? mahal banget….???
    wah, sayang tuh. padahal waktu jamanku dulu, banyak orang2 yang menengah ke bawah skolah disitu dan banyak yang sukses. sayang aja kalo harus mahal.
    šŸ˜€

  3. Iyank berkata:

    saya juga dulu sekolah di smp 1..
    hebat yah sekarang, dah jadi sekolah berstandar internasional.. bangunannnya jg jadi megah (tapi lapangannya tetep kecil šŸ˜› )

    tapi katanya untuk masuk ke sana sekarang mahal banget..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s