Menjalankan Sebuah Organisasi Ibarat Bermain Band


meskipun terbukti telapak technology collapse di tanganku, tapi ada sedikit unek2 bagaimana seharusnya sebuah perusahaan, minimal sebuah organisasi, bisa berjalan dengan baik. berikut uraiannya.
organisasi memiliki pengertian sekumpulan orang yang bekerja sama untuk menggapai tujuan yang telah disepakati bersama. namun, kenyataannya kebanyakan organisasi, apalagi organisasi sosial, orang tidak bekerjasama untuk menggapai tujuan tertentu, tapi orang bekerja untuk sang pimpinan dengan tujuan yang telah disepakati antara pimpinan dan bawahannya. organisasi seperti ini yang biasanya nggak bertahan lama. mungkin bagus andaikata sang pimpinan memiliki ego dan moral yang baik. tapi, andaikata sang pimpinan memiliki ego yang buruk, kehancuran organisasi seperti ini hanya tinggal menunggu waktu.
dalam menjalankan organisasi, ibarat bermain musik dalam sebuah band. setiap orang memiliki peranan tertentu untuk menggapai tujuan bersama, yaitu : memainkan sebuah lagu. ada yang maen bass, ada yang maen gitar, ada yang maen drum, ada yang bermain piano, ada yang bernyanyi. setiap peranan adalah sama dan sekecil apapun peranan itu, akhirnya menentukan hasil dari lagu yang dimaenkan. sebuah lagu tidak akan terdengar menyenangkan bila salah satu pemain atau seluruh pemain menampilkan egonya masing-masing. biasanya suara yang keluar tidak persis seperti suara musik dan tidak menyenangkan untuk didengar.
dalam menjalankan organisasi atau sebuah perusahaan juga sama. setiap orang memiliki peranannya masing2. meskipun kecil, namun peranannya sungguh berarti bagi organisasi. misalnya : orang sering menyepelekan bagian rumah tangga yang membersihkan ruangan kerja. padahal, bisa dibayangkan apabila mereka tidak mengerjakan peranannya atau pun memang tidak ada orang yang memegang peranan bagian rumah tangga. pasti ruangan kerja akan terlihat kotor dan hasilnya mengganggu kenyamanan kerja yang ujung2nya mempengaruhi kinerja kerja kita menjadi buruk.
ego juga harus ditekan agar tidak mengganggu orang lain. kebanyakan dari organisasi atau perusahaan yang baru berdiri, kebanyakan orang2nya cenderung mempertahankan egonya masing2. mau gaji gede lah, mau menguasai organisasi lah, mau untung sendiri lah. dan hal ini cenderung berakibat pada mundurnya sebuah perusahaan. terlebih lagi apabila orang2 yang punya ego, mau enaknya sendiri. mau kerjaan ringan, tapi gaji gede. tinggal tunggu aja kehancuran sebuah perusahaan.
sering kali banyak organisasi terjebak dalam menentukan siapa yang memimpin. karena anggapan mereka pemimpin adalah orang yang menentukan segalanya. padahal, pemimpin adalah salah satu peranan dalam organisasi, yang sama pentingnya seperti bagian rumah tangga. tugas pemimpin adalah mengelola sebuah organisasi dengan masukan dari peran2 lainnya. dan tanpa peran2 lainnya, sebuah organisasi tidak akan bisa jalan. karena sebuah kepala tidak akan mampu berpindah ke tempat yang jaraknya 1 meter tanpa badan, kaki, dan tangan.
menjalankan sebuah organisasi memang susah gampang. intinya, apakah kita mau bekerja sama atau hanya mengejar ego2 kita masing2. intinya setiap peran dalam sebuah organisasi adalah berarti. dan untuk membentuk sebuah organisasi yang solid, setiap orang harus menjalankan peranannya masing2.

Iklan

2 respons untuk ‘Menjalankan Sebuah Organisasi Ibarat Bermain Band

  1. Yudha P Sunandar berkata:

    pemimpin juga bukan hanya bagaimana dia mengelola organisasi, tapi apakah dia punya kharisma kepemimpinan?
    aku adalah orang yang nggak punya kharisma itu, tapi tetep aja ngeyel pengen punya perusahaan dan mimpin perusahaan. memang, paling susah memimpin.
    thx yah pak atas masukannya…

  2. nindy berkata:

    emang sih yud,, menjalankan suatu organisasi tuh g gampang. Jangan kan organisasi, rumah tangga aja (organisasi yang paling kecil) banyak ko yang hancur di tengah jalan..
    kenapa? karena kan orang2 di organisasi punya latarbelakang dan kemampuan berbeda.
    Makanya gimana caranya seorang pemimpin bisa mengendalikan orang2 yang ada di organisasi itu agar mereka dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi.
    Jangan terlalu menyalahkan pemimpin, andai dia pemimpin yang bertanggung jawab, dia adalah orang yang berpikir paling keras untuk organisasinya. Atau bahkan mungkin dia bakal berfikir ternyata dia tidak pantas untuk menjadi pemimpin.
    Sabar Bu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s