Berkontemplasi dalam Filsafat Matematika di Jatiwangi


setelah nyari2 di internet mengenai filsafat matematika, akhirnya ada informasi tentang bukunya dalam bahasa indonesia dari blog Pharmaciest Girl. terus aku cari dan akhirnya nemu buku yang judulnya filsafat dunia matematika yang diterbitin ama prestasi pustaka publisher. harganya juga lumayan murah, cuman 27 ribu. tapi kalo beli dipalasari, harganya mungkin bisa lebih murah lagi, sekitar 18 sampe 20 ribuan. tapi karena udah sore dan adeku juga mau nambahin, yah kenapa nggak beli di gramedia. meskipun bikin kaya gramedia, tapi sekali2 mah nggak masalah. hehehehe…
setelah dapet bukunya, akhirnya aku mengunjungi rumah ortu di jatiwangi, majalengka. tujuannya, baca buku filsafat matematika ampe selesai dan nggak akan pulang2 ampe selesai. tapi karena bukunya tebelnya cuman 180 halaman dan bahasanya cukup mudah dicerna, yah selesai juga dalam waktu 2 hari. kalo di baca di bandung, pasti banyak gangguan dan banyak nonton tv. jadi mustahil selesai cepet.
isinya, buku ini menceritakan mengapa perlunya matematika. terus ada juga berbagai contoh sederhana dalam kehidupan sehari2 berbagai operasi dalam matematika kaya limit, turunan, integral, logaritma, sinus, kosinus, dan tangen serta kotangen. selain itu, buku ini juga menampilkan ucapan ahli2 matematika dan filsuf2 dunia tentang alam semesta yang menggambarkan matematika yang hidup dan selaras dengan kehidupan.
meskipun cukup bagus, tapi tiada gading yang tak retak. buku ini masih banyak yang harus dibenahi. yang aku kurang suka adalah gaya menulis penulis. kurang tajam, muter2, kurang bercerita, dan nilai kehidupan tulisan masih sangat minim. hasilnya, informasi yang dikandung buku ini masih sangat sedikit. mungkin penulisnya buru2 dalam menyusun buku ini atau memang penulisnya kurang sering menulis jadi perlu lebih rajin menulis agar bahasanya enak di baca dan informasi yang dikandungnya banyak dan tidak bertele2.
meskipun begitu, aku akui buku ini bagus untuk di baca. dari sudut pandang filsafat, ada banyak hal2 yang menarik dari matematika yang belum tergali dan diketahui oleh kita. satu hal yang paling aku sukai adalah mengenai akar kuadrat minus satu. ada satu paragraf pernyataan ww sawyer yang cukup menggugah pikiranku. berikut kutipannya : “jika kita menemukan kemisteriusan alam, hal itu karena kita berpegang pada gagasan mengenai bagaimana seharusnya alam itu, sehingga manakala kenyataannya tidak sesuai atau bertentangan dengan gagasan kita, kita menjadi terkejut karenanya. jadi, kekeliruan terletak dalam cara pandang kita, bukan dalam kenyataan alam.”

Iklan

2 respons untuk ‘Berkontemplasi dalam Filsafat Matematika di Jatiwangi

  1. Yudha P Sunandar berkata:

    “beruntung orang yang mengerti matematika dan bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan dan kemajuan bangsa dan agamanya.”
    saya sependapat dengan Anda. sangat beruntung sekali. bila kita lihat masa2 kejayaan penemu2 terdahulu, hampir sebagian besar berangkat dari matematika. misalnya saja leonardo da vinci yang merupakan pakar matematika di zamanya. disusul dengan kejayaan islam yang menelurkan banyak ahli matematika.
    di indonesia kapan yah? sepertinya indonesia juga perlu orang2 yang menguasai matematika dan filsafatnya. tidak hanya filsafat matematika, tapi filsafat ilmu juga.

  2. aspansyahbudin berkata:

    sekali lagi aku sampaikan bahwa aku tertarik sekali dengan yang namanya matematika. tapi kenyataan orang yg belajar matematika kering dari ruh dan makna akan matematika itu sendiri. untuk apa belajar semua teory yang njelimet itu? trus bagaimana menggunakaannya? atau belajar matematika sebatas bisa menjawab soal-soal yang ada dibuku atau sekedar memenuhi kurikulum dan beban studi perkuliahan. filsafat matematika akan menjelaskan latar belakang suatu konsep atau teorema sehingga kita paham akar permasalahan yang berkenaan dengan teori tersebut dan mengaplikasikan konsep dan teorema tersebut. Lihat latar belakang lahirnya suatu teorema?

    belajar limit tapi bagaimana menggunakan limit? dan kapan?
    belajar metode numerik tapi bagaimana menggunakan metode numerik? dan kapan?
    belajar seluruh teorema matematika tapi bagaimana menggunakannya?

    ilmu matematika dekat dengan fisika. juga dekat dengan ilmu2 lainnya dalam setiap perhitungan.

    beruntung orang yang mengerti matematika dan bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan dan kemajuan bangsa dan agamanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s