Keperawanan Lagi…


kostan, bandung, rabu, 28 november 2007, 02.00 wib
nggak bisa tidur. banyak yang berkumandang di otakku. akhirnya, yah ditumpahkan ke media tulisan. hehehehe…
anw, aku masih tetep aja mikirin masalah keperawanan. pikiranku terlibat diskusi dengan diriku tentang mengapa keperawanan selalu dipermasalahkan oleh banyak orang? pertanyaan yang banyak ditanyakan oleh banyak wanita yang aku temui. tapi anehnya tidak satu pun orang yang mempermasalahkan masalah keperjakaan? malah terkesan bahwa keperjakaan bukanlah hal yang penting. mungkin.
sepenting apakah keperawanan? pertanyaan ini seharusnya ditujukan kepada tuhan, bukan kepada manusia. mengapa? karena keperawanan identik dengan keutuhan selaput dara yang berada di mulut rahim yang tentunya diciptakan oleh tuhan, bukan oleh manusia. pertanyaannya kini bukanlah mengapa keperawanan harus selalu dipertanyakan, tetapi mengapa tuhan menciptakan selaput dara? pertanyaan ini erat kaitannya dengan alat kelamin wanita.
perbedaan yang paling mendasar antara pria dan wanita adalah alat kelamin. pria mempunyai penis, sedangkan wanita memiliki vagina. alat kelamin pria berada di luar tubuh dan alat kelamin wanita berada di dalam tubuh. wajar apabila alat kelamin wanita sangat sensitif sehingga boleh jadi kalo ada apa2 harus segera diperiksakan ke dokter untuk menghindari akibat yang tidak diharapkan.
selaput dara, yang kalo tidak salah berada di mulut rahim (atau di leher rahim?), sampai saat ini belum diketahui fungsinya. sama seperti keberadaan umbai cacing di perut manusia yang masih dipertanyakan kegunaannya. pada saat melakukan hubungan intim pertama kali, selaput dara ini akan robek yang katanya disertai dengan rasa sakit dan darah. hal ini mengindikasikan bahwa wanita sudah tidak perawan lagi. entah apa akibatnya hubungan intim ini terhadap keadaan vagina wanita. tapi seorang teman pernah bercerita bahwa dokter menolak memeriksa vaginanya akan kemungkinan adanya kanker rahim dan kista. alasannya cukup masuk akal, karena temanku itu belum pernah berhubungan intim. bisa disimpulkan, apakah benar hubungan intim bisa menimbulkan resiko seorang wanita terkena kanker rahim atau kista? nggak tau juga deh.
aku nggak tau apakah beda antara vagina dengan rahim. tapi yang jelas dan yang aku ketahui, rahim akan menjadi tempat terbentuknya manusia baru dari hasil peleburan antara sperma dan sel telur. baik tidaknya kualitas manusia yang terbentuk, tergantung dari baik atau tidaknya kualitas tempat pembentukannya, dalam hal ini adalah rahim. kalo rahimnya baik, tentu akan melahirkan manusia yang baik pula. tapi apabila rahimnya buruk, pasti akan melahirkan manusia yang buruk pula.
agak tendensius dikit. rahim yang sudah terkontaminasi oleh penis lelaki yang nggak jelas, dari hubungan intim ilegal atau di luar nikah, bisa dipastikan berkualitas buruk. semakin sering dan berganti2 pasangan hubungan intim ilegal, semakin buruk juga kualitas rahimnya dan semakin buruk pula kualitas manusia yang akan dilahirkannya. mungkin inilah yang menjadi sebab mengapa sebuah keperawanan sangatlah penting. tambahan lagi. biasanya orang yang melakukan hubungan intim ilegal ini, melakukannya didasari oleh keinginan untuk memuaskan nafsu. hal ini amat sangat jauh berbeda dengan hubungan intim suami istri yang mengharapkan munculnya keturunan untuk membentuk sebuah keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah. sama kegiatannya, beda niatnya, beda pula hasilnya.
satu hal yang perlu kita ingat, tuhan menciptakan selaput dara pasti bukan karena faktor iseng belaka. pasti ada kegunaannya. tapi yang pasti, apa yang kita dapat dari tuhan harus kita syukuri dan kita jaga sebaik2nya. perempuan punya amanah yang cukup berat dan mulia dengan diberikan kepadanya sebuah vagina yang harus dijaga kesuciannya agar dapat menghasilkan keturunan yang baik, maka jagalah vagina tersebut dengan sebaik2nya agar bisa mehasilkan manusia2 yang berbudi luhur dan menjunjung tinggi nilai2 kebenaran. naon sech…
dah ngantuk, tidur ah…
Yudha P Sunandar
Sn

Iklan

2 respons untuk ‘Keperawanan Lagi…

  1. unyil berkata:

    bagi yang uda gk perawan, bingung lah walaupun gw dah gk perjaka lagi, tetapi kelak klo menikah trus gk jodoh dgn cewe yg uda gw perawanin, gw berharap nanti dapet yang masih perawan, HARUS!!! gw gak mau dapet istri bekas orang lain

  2. ritmel's berkata:

    tulisan yg bagus. cukup untuk membuat seseorang menyadari pentingnya arti keperawanan. mudah2an pentingnya keperawanan ini disadari oleh para wanita muslim. jika ada teman anda yang telah hilang keperawanannya secara ilegal, apa yang anda sarankan pd wanita itu? atau paling tidak, bagaimana sikap anda terhadap wanita itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s