Debat Kusir di Yahoo Messenger


Hari selasa sore aku masih di laboratorium setelah praktikum APSI. alesannya, pengen aja. hehehe. salah seorang temanku sedang chatting di “rumah kiri”. nama sebuah chat room yang membahas tentang paham kiri atau komunisme. diskusinya nggak terlalu menarik jadi aku nggak terlalu pengen chat disitu. tapi karena penasaran, akhirnya aku pinjem sejenak punya temenku untuk memancing2 dikit.
tanpa pikir panjang, aku mulai memancing dengan menanyakan bentuk Tuhan. nggak banyak yang merespon. lalu aku teruskan dengan beberapa penggalan pernyataan orang2 terkenal yang aku baca dalam buku filsafat. aku mengetikan, “Dalam buku dasar filsafat yang saya baca, apabila kerbau, kambing, kuda dll bisa bicara, maka mereka akan menggambarkan Tuhan mereka seperti wujud mereka”. langsung enter. tanpa jeda, aku kembali mengetikkan, “berarti manusia lebih parah karena mereka menggambarkan Tuhan mereka tidak hanya seperti mereka tapi menggambarkan Tuhan mereka dengan rupa binatang”.
kemudian aku memasukkan pertanyaan lagi setelah mengetikan enter, “menurut tao te ching, nama yang dinamai bukan nama sejati”. dan kembali tekan enter lalu memasukkan kalimat kembali, “berarti agama mereka bukan agama sejati dong?”.
aku kemudian menunggu beberapa saat. ternyata ada balesan dari beberapa anggota chat lainnya. mereka menjawab, “memang agama sejati menurut anda seperti apa?” dan langsung aku jawab dengan mengetikan, “Agama yang Tuhannya tidak dapat didefinisikan”. tak berapa lama, aku mendapat jawaban sekaligus pertanyaan dari mereka, “Islam… Maksud anda”. temanku ternyata ada disebelahku dan takjub akan pancinganku itu dan menyarankan terus menggantung pertanyaan. akhirnya aku menjawab, “kembalikanlah pada diri masing2″ tekan enter lalu masukkan kalimat terakhir dan penutup,”Salam Kontemplasi _()_”.
tapi gambar telapak tangan seperti yang sedang bertapa itu masih kurang bagus. apa lebih baik seperti ini ya “_||_”. tapi bagusan yang diatas sih. hehehe.
setelah menuliskan seperti itu, aku langsung pamit pulang kepada kawanku. dipikir2, aku salah room kali ya. itu kan untuk membahas tentang komunisme dan dengan filsafat lawannya, neo-liberalisme. hahaha. aku hanya bergumam pada diri sendiri, wah terlalu terobsesi buat berdebat dan memenangkan berdebatan. dasar. padahal pada dasarnya ilmu adalah untuk diamalkan, bukan untuk disombong2kan dan dijadikan ajang berdebatan yang nggak berarti kaya gitu. hehehehe.

161106
Yudha P Sunandar
Sn

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s